Matasumbar.com – Menyikapi persoalan layanan kesehatan yang terjadi di Pustu Simalegi, Kecamatan Siberut Barat di respon cepat Kepala Dinas Kesehatan Mentawai, Lahmuddin Siregar dengan memerintahkan Kapus setempat untuk melakukan evaluasi terhadap nakes.
“Kita sudah perintahkan kapus untuk melakukan pembenahan dan evaluasi terhadap nakes untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan di pelosok desa” ucap Lahmuddin Siregar kepada media, Selasa (13/1/2026).
Terkait persoalan ini, kata Lahmuddin pihaknya telah di perintahkan Bupati untuk mendisiplinkan petugas nakes baik di kabupaten, Kecamatan sampai di pelosok desa, sehingga ketika ada masyarakat yang sakit mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik.
“Harus di lakukan pengawasan, ada yang salah di tindak dan kejadian ini kita sudah koordinasi langsung dengan Kepala Puskesmas untuk turun kelapangan guna memberikan penanganan terhadap pasien yang terkena parang” sebutnya.
Dia menjelaskan, petugas kesehatan tidak berada di lokasi dikarenakan yang bersangkutan cuti, sementara petugas hanya cuman satu, itu pun bidan bukan perawat, namun kejadian ini bukan di sengaja.
Nah, untuk kedepan dengan kejadian seperti ini menjadi evaluasi bagi kami untuk membenahi petugas nakes yang bertugas di setiap jajaran kesehatan agar tidak terulang kembali persoalan yang sama.
Diakuinya petugas nakes disana memang cuman satu, jadi saat ada urgen tidak ada yang melayani, nah persoalan ini menjadi pemikiran kami untuk menyiapkan petugas nakes minimalnya dua orang di setiap Pustu satu bidan dan satu lagi perawat.
Ia menegaskan, kejadian ini menjadi sebuah pembelajaran bagi petugas kesehatan, bahwa layanan kesehatan itu tidak boleh kosong, namun keadaan yang tidak memungkinkan pasca pergantian pimpinan kesehatan dan baru melakukan pembenahan tiba-tiba datang persoalan seperti ini.
“Bagaimana pun ini sudah menjadi tanggung jawab kita untuk melakukan pembenahan terhadap nakes agar pelayanan kesehatan tetap berjalan dan maksimal” ucapnya.
Dia menyampaikan, pertukaran pimpinan kesehatan ini baru seminggu, masih dalam tahap melakukan pembenahan terhadap petugas kesehatan, akan tetapi dalam kondisi berjalan tiba-tiba persoalan kekosongan petugas terjadi di Pustu simalegi.
“Saat ini kita masih baru beberapa tempat melakukan pembenahan dan penataan layanan kesehatan, baik itu petugasnya, termasuk fasilitas” sebut Lahmuddin mengakhiri.
Editor : Tim Redaksi















