Matasumbar.com – Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) pemuda Katolik kabupaten Kepulauan Mentawai dengan mengusung tema “pemuda Katolik yang tangguh dan solid menjadi pelayanan yang militan” resmi di buka Wakil Bupati Mentawai, Jakop Saguruk di Aula Turonia, Sabtu (6/6/2026).
Pembukaan Muskomcab pemuda Katolik di hadiri Wakil Ketua DPRD Mentawai, Asisten III, Ketua KPU Mentawai, Komisioner Bawaslu Mentawai, Ketua ISKA Mentawai, Ketua KNPI Mentawai, Dewan Penasehat Komcab Pemuda Katolik, Ketua GAMKI Mentawai, Kepala OPD dan Tokoh Agama.
Wakil Bupati Mentawai, Jakop Saguruk menyamapaikan, Muskomcab pemuda Katolik mentawai ini momentum yang sangat penting bukan hanya untuk memilih dan menyusun kepengurusan melalui musyawarah.
“Yang paling utama itu dalam berorganisasi harus menyusun program kerja serta meneguhkan kembali semangat pelayanan dan pengabdian kaum muda Katolik di bumi Sikerei” ucapnya.
Dia menyampaikan, melalui Muskomcab ini diharapkan lahir gagasan-gagasan baru, program yang realistis, dan komitmen yang kuat untuk terus bangkit, bergerak, dan berdampak bagi Gereja serta masyarakat luas.
Berorganisasi, kata dia harus memiliki mental yang kuat dengan semangat yang gencar, nah melalui ide dan pemikiran dari pemuda Katolik memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan di Mentawai.
Lebih lanjut dia menyampaikan, peran pemuda tidak hanya sebatas menyampaikan aspirasi kepada pemerintah dengan melakukan demo, namun tuangkan aspirasi itu yang berkualitas dan terukur, sehingga aspirasi dapat terealisasi.
Dikatakan, Pemuda Katolik itu harus menjadi motor penggerak perubahan di tengah masyarakat. Jadilah kader yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan moral untuk melayani.
“Saya percaya, semangat kolaborasi antara pemerintah, gereja, dan organisasi kepemudaan akan semakin memperkuat upaya kita dalam membangun Mentawai yang lebih maju,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya Muskomcab ini, dia berharap menjadi ajang refleksi, regenerasi, dan konsolidasi untuk melahirkan pemimpin-pemimpin muda Katolik yang tangguh, visioner, dan berjiwa melayani,” tambahnya.
Ia juga berpesan agar Muskomcab ini menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas, memperbarui semangat kaderisasi, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam berbagai bidang pembangunan.
“Muskomcab ini diharapkan menghasilkan kepemimpinan baru yang mampu membawa organisasi semakin maju dan relevan dengan tantangan zaman saat ini” tutupnya.
Editor : Tim Redaksi













