Matasumbar.com – Infrastruktur jalan menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai terus berkomitmen untuk meningkatan kualitas jalan termasuk jembatan.
Tahun 2026 melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mentawai akan melaksanakan kegiatan pengerjaan pembukaan jalan, peningkatan dan pembangunan jembatan di empat pulau Mentawai.
Bupati Mentawai, Rinto Wardana menyebut, pembangunan infrastruktur jalan merupakan prioritas, karena masih banyak daerah belum memiliki akses jalan, maka penting di lakukan, sehingga tahap demi tahap bisa diselesaikan.
“Tahun 2026 ini ada 9 titik akses jalan yang akan di kerjakan dan anggarannya sudah tersedia” sebut Bupati Rinto kepada media matasumbar saat berbincang di lapangan kantor Bupati Mentawai, Sabtu (17/1/2026) malam.
Pengerjaan akses jalan tahun 2026 yang menjadi prioritas di empat pulau besar Mentawai itu meliputi, wilayah Pagai Utara Selatan, pembukaan akses jalan dari Km.11-Tubeket-Makalo-Bere-Mapoupou dan Talokpulei, pembukaan jalan sekaligus pengerasan ruas jalan Saumanganyak- Guluk-guluk dan pembangunan jembatan Matobe.
Wilayah Sipora, pengerjaan jalan Masokut-Beriulou, Wilayah Siberut, pemeliharaan jalan Majobulu, Kecamatan Siberut Selatan, Pengerasan jalan Maileppet-Saliguma sepanjang 24 Km, pembukaan jalan baru dari Buttui-Matotonan sepanjang 7 Km dan pembangunan jembatan saibi, Kecamatan Siberut Tengah.
Untuk wilayah Kecamatan Siberut Barat, pembukaan jalan baru sepanjang 56 Km mulai dari Sigapokna-Tiniti-Simalegi-Betaet dan Simatalu.
“Total anggarannya lebih kurang 47 miliar yang bersumber dari Banpres, sisa anggaran tahun 2025 dan DAU” sebut Rinto.
Ia mengatakan, pembukaan ruas jalan baru dan peningkatan jalan tahun 2026 ini menjadi fokus kita dan diharapkan bisa selesai, namun semuanya itu diperlukan dukungan semua lapisan masyarakat.
“Tahun ini kita upayakan pengerjaan jalan dan jembatan bisa selesai, agar bisa dimanfaatkan masyarakat” tutupnya mengakhiri.
Editor : Tim Redaksi















