Matasumbar.com – Dinas Perhubungan Mentawai menggelar upacara peringatan hari perhubungan nasional (Harhubmas) tahun 2025 di pimpin Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Brandus Donatus Simanjuntak di halaman kantor bupati Mentawai, Rabu (17/9/2025).
Dia mengatakan, peringatan Harhubnas ini bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum untuk refleksi dan memperkuat komitmen bersama di sektor transportasi.
“Melalui hari bakti tranportasi untuk negri ini di harapkan membawa dampak signifikan di daerah, meski geografis di Mentawai menjadi tantangan, namun optimis melayani masyarakat” tuturnya.
Seperti diketahui layanan transportasi di kepulauan Mentawai itu dominan angkutan laut dan juga menjadi tantangan dalam penyediaan tranportasi untuk melayani masyarakat yang berada di pelosok.
Beberapa pekan lalu, kata dia pelayanan transportasi untuk rute antar pulau sempat terkendala, namun atas kerjasama semua pihak bisa teratasi dengan beroperasinya kembali kapal dengan rute pelayanan di Siberut barat.
“Efektivitas pelayanan transportasi laut saat ini masih berjalan dengan baik dan untuk kedepan tentu butuh dukungan dari segala sektor untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat” ujarnya.
Dia menyampaikan, bahwa tingkat perekonomian masyarakat saat ini mengalami penurunan, bahkan hasil pertanian masyarakat tidak terdirtibusikan dengan baik, dikarenakan kecilnya daya angkut kapal, sekiranya hal ini menjadi perhatian dari pemerintah pusat untuk menyediakan fasilitas kapal yang layak.
Seperti diketahui sebelumnya ada kapal tol laut yang menghubungkan dari pulau ke pulau lainnya dan ini sangat membantu masyarakat mentawai untuk mendistribusikan hasil bumi mereka.
Untuk kedepan, pemerintahan mentawai melalui kerjasama stakeholder lainnya akan terus berupaya mencari solusi dalam menangani persoalan tranportasi, namun perlu dukungan kuat dari perhatian pusat.
Saat ini penebangan untuk kapasitas penumpang 72 orang tidak lagi berjalan, dimana sebelumnya sudah di persiapkan, menurutnya hal ini terjadi mungkin faktor lain atau infrastruktur belum memadai.
Dia menyebut, kepemimpinan baru bupati saat ini dengan slogan gerak cepat dapat di aplikasikan, sehingga transportasi yang sangat berdampak itu bisa beroperasi kembali untuk melayani masyarakat.
Begitu juga dengan pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD), tentu harus didorong akses transportasi, supaya wisatawan atau wisatawan pebisnis semakin meningkat berkunjung ke Mentawai, pungkasnya.
Editor : Tim Redaksi















