JAKARTA|MataSumbar.com – Demi meraup untung besar dengan memodifikasi tabung oksigen dari alat pemadam api ringan (APAR), akhirnya pelaku di ciduk Polda Metro Jaya bersama barang bukti ratusan tabung APAR.
“Tabung APAR yang di modifikasi pelaku ini biasanya diisi CO2. Tapi, dengan upaya tersangka ini untuk mencari keuntungan, mengubah tabung ini kemudian diisi dengan oksigen,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat 30 Juli 2021.
Satu tersangka inisial WS alias KL ditangkap polisi pada Selasa (27/7) di rumahnya di daerah Tangerang. Saat melakukan penangkapan, polisi mengamankan ratusan tabung gas oksigen yang telah dipalsukan pelaku.
“Ada 114 tabung yang kami amankan. Pertama jenis tabung APAR, pemadam kebakaran yang biasa, kemudian tabung APAR juga tapi ini untuk CO2,” ungkap Yusri.
WS telah beraksi dalam sebulan terakhir. Sehari-harinya dia bekerja di tempat pengisian tabung gas APAR.
Kasus ini terbongkar setelah Tim Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menyelidiki akun media sosial Facebook ‘Erwan O2’ yang menjual tabung oksigen. Tersangka menawarkan tabung oksigen dengan harga yang sangat tinggi.
“Tersangka ini memodifikasi tabung oksigen dari tabung APAR, dia cat dengan warna putih, kemudian dia isi oksigen,” jelasnya.
Yusri mengatakan tersangka memanfaatkan kelangkaan tabung oksigen di tengah pandemi dengan memodifikasi tabung APAR menjadi sebuah tabung oksigen. Padahal pengisian oksigen pada tabung APAR dampaknya membahayakan.
“Dampaknya apa kalau diisi oksigen? Karena ketebalan berbeda, ini bisa meledak,” ungkap Yusri.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 36 tentang Kesehatan dan Pasal 113 UU Perdagangan. Pelaku terancam dengan hukuman 10 tahun penjara.











