PADANG, MataSumbar.com– Manajemen Plaza SJS melaporkan kasus penyebaran hoax terkait pandemi COVID-19 dalam sebuah video yang menyeret nama Plaza SJS dua pekan terakhir. Pihaknya mengklaim, jika itu tidak benar dan tidak ada pegawai Plaza SJS yang terjangkit positif COVID-19.
Karena merasa dirugikan atas tersebarnya video yang mengaitkan nama Plaza SJS, pihak memajemen telah melaporkan kasus tersebut Satreskrim Polresta Padang, dengan dua laporan yaitu pertama dengan nomor STTP/95/IV/2020 tertanggal 20 April, kemudian laporan bernomor STTP/99/IV/2020/Reskrim tertanggal 30 April.
“Kami telah membuat laporan polisi karena situasinya sudah meresahkan. Ungkapnya bersama Penasehat Hukum Plaza SJS Yohannas Permana Cs saat memberikan keterangan pers di Padang, Minggu 3 Mei 2020.
Menurutnya, video yang tersebar tersebut tidak benar menyebutkan ada pegawai Plaza SJS yang positif terinfeksi COVID-19.
“Padahal faktanya tidak ada pegawai kami yang dinyatakan positif oleh pihak terkait secara resmi, yang pastinya harus didahului oleh pemeriksaan secara medis,” katanya.
Yohannas melanjutkan, sedangkan kasus kedua adalah pesan WhatsApp yang menyebutkan ada anggota keluarga pengusaha rumah makan di Padang, yaitu Lamun Ombak yang meninggal karena COVID-19. Namun dalam pesan tersebut dicatut nama Manajer SJS Plaza Beta Melinda sebagai pemberi informasi awal.
“Untuk masalah ini kami telah menghubungi Lamun Ombak untuk mengklarifikasi bukan manajer SJS yang membuat, dan saat itu mereka (Lamun Ombak) juga mengatakan tidak ada anggota keluarganya yang meninggal,” katanya.
Keberadaan hoax tersebut selain telah membuat resah juga berdampak pada aspek bisnis yang berjalan di SJS Plaza.
“Kami menyerahkan kasus ini ke Polresta Padang untuk mengusut siapa pelaku, apa motif, dan menindaknya secara hukum,” jelasnya.
Pihaknya mengaku sangat menyayangkan adanya hoax yang beredar dan membuat membuat gaduh tersebut. “Harusnya di kondisi pandemi saat ini kita sama-sama menjaga kondusifitas daerah, bukan malah membuat gaduh dengan informasi hoax,” katanya.
Terpisah, Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda membenarkan, adanya laporan tentang penyebaran hoax yang dilaporkan oleh pihak Plaza SJS.
“Untuk sementara, laporan itu sedang kami pelajari dan kami dalami, yang jelas ada masyarakat yang melapor langsung kami respon, kasus ini masih dalam penyelidikan kita,” ungkapnya.
Pewarta : Topit Marliandi
Editor : Heri Suprianto











