PADANG, matasumbar.com – Ketua DPW Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu Sumatera Barat (DPW PEKAT IB) Sumbar, Afrizal Djunit Rajo Bagindo meminta para Direksi Bank Nagari melalui Direktur Utama dan Operasional Bank Nagari jangan bermain-main dengan Pekat IB Sumbar.
“Kami bukan Ormas abal-abal yang hanya mencari recehan, DPW PEKAT IB adalah Organisasi massa yang berjuang untuk membela hak masyarakat yang tertindas “tegas Afrizal Djunit kepada awak media, Senin 24 Februari 2020.
Dia menyampaikan, Bank Nagari berjalanlah dengan yang benar, kami membaca gelagat kurang baik para direksi. Kejadian yang sedang terjadi di Bank Nagari harusnya menjadi pembelajaran berharga bagi Bank Nagari.
Tak hanya itu, Komisaris Bank Nagari seharusnya menjalankan fungsinya dengan baik. Jadilah pengawas kebijakan direksi, jika komisarispun ikut bermain, maka Bank ini akan semakin kacau, ujarnya.
“Kami juga sudah menyurati Gubernur Sumbar Prof. Irwan Prayitno, terkait masalah yang sedang terjadi kantor Gubernur. Kami ingin agar Gubernur Sumbar mengundang kami untuk melakukan Audiensi, namun juga diabaikan. Sehingga sampai saat ini, yang kami mau belum bisa diwujudkan “terangnya.
Dia mengatakan, DPW PEKAT IB Sumbar akan mengungkap berbagai pelanggaran yang terjadi pada Bank Nagari, ungkapnya.
“Kami berharap Bank Nagari jangan berkelit, hal itu hanya akan membuat keadaan semakin sulit. Kita bisa bayangkan jika seluruh kasus yang terjadi di Bank Nagari di ungkap ke publik. Tidak bisa dibayangkan, apa yang akan terjadi,” jelas Afrizal Djunit.
Disaat media ini mengkonfirmasikan kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris Bank Nagari pada pukul 11.50 WIB, Direktur Utama dan Dewan Komisaris tidak ada di tempat.
Informasi yang dihimpun media ini, DPW Pekat IB Sumbar sudah 3 (kali) menyurati Bank Nagari. (Tim Red).















