MENTAWAI|Matasumbar.com – Sejumlah bangunan rusak setelah dihantam gelombang tinggi yang berada di lokasi Dusun Pusaregat, Desa Sagulubbeg, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kepulauan Mentawai.
Kejadian itu berlangsung sekira pukul 01.35 dini hari hingga 06.45 WIB, Rabu 16 Oktober 2024, dimana salah satu rumah warga Yudi di hantam gelombang setinggi 2-3 meter, sehingga mengakibatkan kerugian besar bagi korban serta barang korban harus di evakuasi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Mentawai, Amri Ahmari menyebut, selain rumah warga yang di hantam gelombang, sejumlah bangunan yang berada di lokasi tersebut juga mengalami kerusakan.
Pasca gelombang tinggi yang menghantam pemukiman warga yang berada di daerah pantai, selain rumah warga juga fasilitas warga seperti body sampan pecah dan rusak berat, termasuk sampan para nelayan ada yang rusak berat ada juga rusak ringan.
Tak hanya itu gudang sampan, gudang buruh juga mengalami rusak berat. Jadi data kerusakan akibat gelombang tinggi tersebut satu rumah rusak berat dan 5 unit bangunan.
Dia menjelaskan, gelombang tinggi ini mulai terjadi sejak 10 Oktober 2024 hingga gelombang laut memuncak sampai 16 Oktober 2024 yang menyebabkan rumah warga di Dusun Pusaregat, Desa Sagulubbeg mengalami kerusakan termasuk bangunan.
Dari kejadian itu, tidak ada korban jiwa, warga yang terdampak telah di ungsikan, termasuk para pekerja di evakuasi di tempat yang aman.
Sementara fasilitas seperti mesin tempel milik Desa dan Nelayan telah di amankan, sedangkan body sampan atu speedbod ditarik ketempat yang lebih tinggi, sebutnya, (Ers).
Editor : Tim Redaksi















