Adventorial/Pariwara
Matasumbar.com – Dalam rangka meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan guru, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepulauan Mentawai adakan pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) dan Kursus Mahir Dasar (KMD) pramuka.
Pada kegiatan pelatihan Kompetensi bakal calon kepala sekolah di ikuti sebanyak 15 peserta yang terdiri dari 4 Kepala Satuan pendidikan SMP dan 11 kepala satuan pendidikan SD yang dilaksanakan di aula hotel Jelita, dimana nara sumber dari Direktorat KSPSTK (Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan) dan BGTK Provinsi Sumatra Barat(Balai Guru dan Tenaga Kependidikan)
Sementara kegiatan kursus mahir dasar pramuka bagi guru jenjang tingkat SD di ikuti sebanyak 40 peserta dengan menghadirkan korps pelatih dari kwartir darah Sumatera Barat, kegiatan di laksanakan di kawasan wisata homestay mapadegat yang berlangsung selama 5 hari di buka secara resmi oleh Bupati Mentawai diwakili Kepala Badan Kesbangpol Mentawai, Joni Anwar
Kepala Bidang SD Disdikbud Mentawai, Sitama Waruwu, S.Si, M.A.P menuturkan, dua kegiatan yang di laksanakan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru baik itu bakal calon kepala sekolah maupun kursus mahir dasar pramuka
Pelatihan BCKS di hadiri Kadisdikbid Mentawai, Kabid SMP, Kabid SD dan Narasumber
BCKS ini, kata dia untuk menyiapkan pemimpin yang mengerahkan perubahan yaitu menciptakan pemimpin pendidikan yang tidak hanya menjalankan tugas administratif, melainkan mampu menggerakkan, memajukan serta meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah.
“Prinsipnya tujuan utama BCKS ini untuk memperkuat dan membekali peserta dengan kompetensi manajerial, supervisi, akademik, kepemimpinan, kewirausahaan serta sosial guna mewujudkan transformasi pendidikan” ucapnya.
Tak hanya itu pelatihan bakal calon kepala sekolah untuk pengembangan kompetensi guna mempersiapkan guru menjadi pemimpin satuan pendidikan yang profesional, visioner dan berintegritas
Foto bersama peserta BCKS bersama nara sumber, kadisdikbud mentawai, Kabid SMP dan Kabid SD
Dia menjelaskan pelatihan BCKS yang di selenggarakan ini untuk membekali para guru agar memenuhi persyaratan menjadi kepala sekolah baik yang defenitif atau belum, karena hal ini merupakan syarat menjadi seorang kepala sekolah.
Pelatihan BCKS Sebagai Penguatan Kepemimpinan Sekolah
Pelatihan kepala sekolah tidak hanya ditujukan untuk memberikan pengetahuan mengenai administrasi sekolah. Lebih dari itu, program ini diarahkan untuk membangun kemampuan kepemimpinan yang dapat berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan.
Kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan guru dalam mengajar, tetapi juga oleh kepemimpinan di lingkungan sekolah. Kepala sekolah memiliki peran penting dalam menentukan arah pengembangan satuan pendidikan, membangun budaya belajar, serta mendorong guru dan seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Pengembangan kompetensi calon pemimpin pendidikan menjadi salah satu hal yang penting. Salah satu upaya yang dilakukan memberikan pelatihan bagi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS)” tuturnya.
Kabid SD saat menghadiri pembukaan KMD bagi guru satuan pendidikan di homestay mapadegat
Kegiatan kursus pembina pramuka mahir tingkat dasar (KMD) bagi guru jenjang SD bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dasar, pengalaman praktis , wawasan serta keterampilan membina kepada calon pembina pramuka agar siap mengelola satuan di gugus depan seperti perindukan siaga, pasukan penggalang, ambalan penegak atau rancana pandega
“KMD ini untuk menyiapkan calon pembina yang kompeten, siap mengajak dan mampu memberikan dampak positif bagi peserta didik” tuturnya
Pelatih Kwartir Daerah 03 Sumbar, Tarmizi menyampaikan, kursus mahir dasar tingkat kwartir cabang mentawai bekerjasama dengan kwartir daerah ini bertujuan bagaimana generasi muda kearah yang lebih baik untuk di masa akan datang.
Kegiatan KMD yang di laksanakan secara Indoor oleh pelatih kwartir daerah Sumbar
“KMD ini membentuk karakter dan membawa perubahan yang lebih baik kepada peserta didik” ucapnya.
Dia menyebut pelatihan KMD bagi guru tingkat SD mampu menjadi pembina di gugus depan dengan membawa perubahan dalam membentuk karakter peserta didik yang lebih baik melalui gerakan pramuka.
Dalam pelatihan KMD, pihaknya memberikan materi selama 70 jam pelajaran ada outdoor dan indoor yang bertujuan untuk bisa mendapatkan ijazah dan ijazah tersebut tidak hanya berguna di daerah tapi dari sabang sampai merauke.
Kegiatan KMD yang di laksanakan peserta di outdoor di dampingi pelatih
“Kita berharap ilmu yang di dapat peserta KMD mampu mengimplementasikan di setiap masing-masing sekolah, sehingga nantinya melahirkan generasi pramuka yang handal khususnya di bumi sikerei” tutupnya mengakhiri
Editor : Tim Redaksi













