Matasumbar.com – Pencarian dua penumpang speedboat yang hilang setelah terpisah akibat badai di Perairan Pasapuat, Kecamatan Pagai Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai berakhir. Tim SAR gabungan menemukan kedua korban dalam kondisi meninggal dunia setelah tiga hari operasi pencarian.
Kedua korban ditemukan secara terpisah pada Selasa (3/11/2026). Setelah ditemukan, jenazah masing-masing korban langsung dievakuasi menuju rumah duka.
Korban pertama bernama Pidar (50), ditemukan pada pagi hari sekitar pukul 09.50 WIB. Sementara korban kedua, Aloisius (40), ditemukan pada siang hari sekitar pukul 14.45 WIB.
“Kedua korban berhasil ditemukan pada hari ketiga pencarian setelah tim gabungan kembali memperluas penyisiran melalui jalur laut dan darat,” kata Kepala SAR Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua.
Dia menyebut, pada hari ketiga pelaksanaan Operasi SAR, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan kedua korban yang sebelumnya dilaporkan hilang. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan telah dievakuasi menuju rumah duka.
“Dengan ditemukannya seluruh korban, kami mengusulkan penghentian Operasi SAR sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku,” sambungnya.
Dia menjelaskan, upaya pencarian pada hari ketiga dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Tim Rescue Kantor SAR Mentawai menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Mentawai dengan membawa sembilan personel bergerak dari Dermaga Tuapejat menuju area pencarian.
Penyisiran dilakukan berdasarkan pemetaan area seluas 934 nautical mile persegi (NM²), dengan fokus pencarian mencapai 120 NM². Pada waktu bersamaan, nelayan yang terlibat dalam operasi juga melakukan pencarian di wilayah perairan dengan luas area penyisiran mencapai 100 NM².
Tidak hanya mengandalkan jalur laut, lima personel SRU Darat Kantor SAR Mentawai turut dikerahkan menggunakan kendaraan operasional Rescue D-Max. Mereka melakukan penyisiran di sepanjang kawasan pesisir pantai.
Hasil pencarian mulai terlihat pada pukul 09.50 WIB. Petugas Komunikasi Kantor SAR Mentawai menerima informasi dari Tim SAR Gabungan mengenai penemuan satu korban di koordinat 2°20’1.72”S 99°43’39.30”E.
Korban pertama ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Tim kemudian melakukan evakuasi dan membawa jenazah menuju rumah duka. Pencarian tidak berhenti setelah penemuan tersebut.
Tim SAR gabungan kembali melanjutkan penyisiran untuk menemukan satu korban lainnya yang masih belum diketahui keberadaannya. Pada pukul 13.00 WIB, SRU Laut bergerak menuju Area 2 sesuai rencana operasi. Area tersebut berada di perairan sebelah barat Pulau Sipora.
45 menit kemudian, upaya pencarian kembali membuahkan hasil. Pada pukul 14.45 WIB, Petugas Komunikasi Kantor SAR Mentawai menerima informasi bahwa korban kedua ditemukan di sekitar Pulau Siruamata.
Korban kedua ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat 2°23’6.84”S 99°42’45.76”E. Jenazah selanjutnya dievakuasi menuju rumah duka. Penemuan Aloisius tersebut sekaligus memastikan seluruh korban kecelakaan kapal di Perairan Pasapuat telah ditemukan.
Editor : Tim Redaksi













