Matasumbar.com – Peningkatan kompetensi bagi tenaga administrasi sekolah di era digital saat ini sudah menjadi keharusan, karena sistim kerja tidak lagi di lakukan secara manual, tetapi menggunakan teknologi atau digitalisasi.
Meski berada di kepulauan, bukan berarti tidak mampu mengikuti teknologi, tapi menjadi keharusan untuk mempelajari serta mengaplikasikan dalam pelaksanaan tugas disetiap masing-masing sekolah yang ada di empat pulau besar mentawai yang berjulukan nama bumi Sikerei itu.
Dengan demikian untuk meningkatkan kapasitas SDM, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mentawai berikan pelatihan peningkatan kompetensi Tenaga Adminitrasi Sekolah (TAS) dan kepala sekolah jenjang SMP se-kabupaten kepulauan Mentawai.
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mentawai,Leniastria Sapalakai
Dia menjelaskan, pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan keterampilan tenaga administrasi, khususnya dalam pemanfaatan teknologi informasi, serta menstandarkan prosedur kerja administrasi sekolah.
“Tenaga administrasi merupakan ujung tombak sekolah dan mampu membawa perubahan yang lebih baik dan terstruktur melalui sistim digitalisasi” sebut Kabid SMP Disdikbud Mentawai, Leniastria Sapalakai kepada media, Rabu (17/6/2026).
Dia mengatakan, pelatihan peningkatan kompetensi bagi tenaga administrasi sekolah jenjang SMP ini di ikuti sebanyak 70 peserta dan kepala sekolah, tujuan pelatihan ini agar lebih mengetahui sistim teknologi.
Materi disampaikan Dinas Kominfo Mentawai terkait ITE
“Pelatihan ini menyangkut aplikasi Sistim Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI), karena untuk surat menyurat di haruskan menggunakan digital termasuk adminitrasi kepegawaian” ucapnya.
Dalam pelaksanaan pelatihan, pihaknya menghadirkan narasumber dari Kominfo yang membidangi ITE, sedangkan adminitrasi dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.
Dia menyebut, narasumber yang di hadirkan sebagai pemateri ini menyangkut aplikasi Srikandi, tujuannya agar sistim digital yang sudah di laksanakan agar seluruh tenaga adminitrasi sekolah mampu menjalankannya secara baik dan berkompeten.
Materi disampaikan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Mentawai
Tak hanya itu, tenaga adminitrasi sekolah juga di bekali dengan pelatihan tertib Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), hal ini dilakukan, karena pengawasan BPK sangat ketat, tentu pihak sekolah musti lebih maksimal dalam mengelola anggaran.
Dia menyampaikan, terkait dengan Program Indonesia Pintar (PIP) harus di kelola dengan baik dan tidak ada lagi terjadi adanya pungutan yang melanggar aturan serta tidak menjadi temuan BPK.
Untuk dukungan fasilitas internet dalam menunjang tugas tenaga adminitrasi sekolah masing-masing sudah tersedia seperti Starlink beserta perangkatnya, Leptop dan komputer, semuanya sudah di lengkapi serta anggaran tersedia setiap sekolah.
“34 SMP Negeri dan swasta yang ada di kepulauan mentawai tidak lagi terkendala dengan fasilitas internet, semuanya sudah tersedia” sebutnya.
Peserta pelatihan tenaga administrasi sekolah tengah mengikuti materi
Dikatakan, pelatihan yang di ikuti tenaga adminitrasi sekolah untuk menertibkan adminitrasi secara digital, karena selama ini masih banyak yang belum memahami dan kedepan semua adminitrasi satu pintu melalui aplikasi Srikandi.
“Administrasi merupakan pondasi penting dalam pengelolaan sekolah. Melalui pelatihan ini, kami berharap terkait administrasi di sekolah dapat terselesaikan dengan baik dan terarah” pungkasnya.
Editor : Tim Redaksi













