Wartawan matasumbar wilayah Padang panjang di lokasi Budidaya ikan lele
PadangPanjang,MataSumbar.com – Berawal dari cerita kop steng di kelurahan silaing dan berlanjut soal lahan tidur yang ada di sekitar perumahan masyarakat agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin.
Dalam pertemuan itu hadir Bapak Lurah Silaing atas Kovis Datuak Majo Labiah, Sekretaris Kelurahan Zulmar, dan kasi Pemberdayaan Masyarakat Beni Satria.
Beni Satria seorang anak muda yang enerjik mempunyai segudang ide-ide kreatif, Beni yang sebelumnya bertugas di Dinas Pariwisata sebagai kasi Ekraf (Ekonomi kreatif) yang sekarang menjadi kasi Masyarakat di Kel silat.
Disampaikan juga oleh Beni, seperti yang telah kita ketahui bahwasanya ikan lele merupakan salah satu ikan yang sangat digemari oleh masyarakat sehingga menyebabkan semakin meningkatnya kebutuhan jumlah produksi lele.
“Atas dasar inilah budidaya ikan lele menjadi usaha yang sangat menjanjikan dan potensial yang bisa dikembangkan di tengah masyarakat” tutur Beni.

Kovis Datuak Majo Labiah selaku Lurah Silaing Atas sangat mensuport untuk melakukan inovasi tersebut, apa lagi disaat Pandemi Covid entah kapan akan berakhir, dan banyak yang terpuruk ekonomi masyarakat saat sekarang ini, kita harus melakukan terobosan-terobosan kedepan agar masyarakat tidak selalu menunggu bantuan dari pemerintah saja, harap Kovis
Tetapi sebelumnya kita membuat contah dan memulai terlebih dahulu untuk membudidayakan ikan lele tersebut, bagaimana hasilnya nanti, baik atau tidak, setelah itu baru kita sosialisasi kepala masyarakat, imbuhnya.
Pada kesempatan itu Syafriyanto YB salah seorang wartawan kota Serambi Mekah yang hadir dalam pertemuan silaturahmi tersebut langsung menangkap ide-ide kreatif oleh bapak lurah dan kasi Pemberdayaan.
Saya tidak perlu menunggu waktu lagi, karena saya juga mempunyai sedikit lahan tidur yang dapat dimanfaatkan untuk membudidayakan ikan lele, dan nanti kita lihat saja bagaimana hasilnya kedepan, semoga Allah SWT selalu memberikan jalan terbaik buat umatnya yang selalu mau untuk berusaha dangan tidak berpangku tangan saja, harapnya (YB).
Editor : Heri Suprianto















