Matasumbar.com – Sebagai ujung tombak pengawasan di daerah, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memiliki peranan vital dalam menjaga kualitas demokrasi yang di lakukan secara profesional, independen dan adaptif.
Hal demikian di sampaikan Wakil Bupati Mentawai, Jakop Saguruk pada kegiatan pembinaan dan penguatan kelembagaan pengawas pemilu dan stakeholder di kepulauan Mentawai, hotel Bujai griya Mentawai, Sabtu (9/8/2025).
Dalam kegiatan tersebut di bahas terkait dampak putusan Mahkamah Konstitusi 135/PUU-XXII/2024 terhadap pengawas dan penegakan hukum pemilu di Bawaslu.
Menurut Jakop pasca putusan MK ini membawa implikasi pada tata kelola pengawasan dan penegakan pemilu di lingkungan Bawaslu mentawai baik penyelenggaraan pemilu, peserta pemilu dan pemilih.
“Prinsipnya putusan MK terkait pemisahan pemilu memiliki sisi dampak baik, salah satunya beban tugas pengawas tidak begitu berat, ada ruang jedanya” ucap Jakop.
Meski demikian dalam penyelenggaraan pemilu pemkab Mentawai siap menjadi mitra strategis Bawaslu guna mendukung pengawasan pemilu di kepulauan Mentawai.
“Kita siap mendukung pengawasan pemilu ke depan berbasis data dan teknologi informasi, partisipatif melibatkan masyarakat serta mengantisipasi potensi pelanggaran”
Dalam hal ini tentunya perlu membangun sinergi lintas lembaga, serta menegakkan hukum secara objektif dan berkeadilan dalam mewujudkan demokrasi yang bersih, jujur dan adil.
Penguatan kelembagaan ini di harapkan melahirkan strategi pengawasan yang lebih efektif sekaligus menjadi titik awal transformasi kelembagaan pengawas pemilu yang tangguh menghadapi Pemilu Serentak mendatang, pungkasnya.
Editor : Tim Redaksi















