PadangPanjang|Matasumbar.com – Air yang berbau tidak sedap itu dikuras habis keluar dari bak penampungan oleh Tim Panyasak (Peduli Perbaikan Saluran), sebelum melanjutkan untuk penyisiran kedalam gorong-gorong perlintasan kereta api untuk mengeluarkan sampah yang masih mengendap didalam gorong-gorong.
Hal yang dilakukan tidaklah mudah oleh Tim Panyasak, Disamping baunya air dan sampah sangat tajam menyengat hidung, juga rute yang akan dilalui cukup panjang sekitar 50 meter dengan lebar lingkaran 1 meter dengan kedalaman 5 meter dari permukaan yang berbeda dibawah terowongan perlintasan kereta api tersebut yang akan di lewati oleh Tim Panyasak nantinya.
Menindaklanjuti peninjauan yang di lakukan kemarin, Dinas Perkim LH kembali menurunkan Tim Panyasak yang dipimpin langsung oleh Kadis Perkim Alvi Sena ST, MT, dengan dibantu oleh BPBD dan Dakkar, menyedot air dari saluran yang tersumbat, untuk meringankankan beban terowongan air yang selalu dipadati oleh sampah dan bangkai hewan, Selasa 12 Oktober 2021.
Selain itu, kata Alvi Tim juga bergerak menyusuri saluran sumber penyumbatan dalam terowongan yang mempunyai diameter lingkaran 1 meter itu sepanjang lebih kurang 50 meter, untuk menyisir dimana sampah-sampah yang masih tersangkut didalam gorong-gorong yang sangat sulit di keluarkan.
Alvi Sena mengatakan, saluran sumber air ini lah yang akan di pasang jaring penangkap sampah, agar sampah-sampah tidak langsung lagi ke daerah Bancah RT 02, juga tidak lagi sampai memasuki Bak kontrol di sepanjang perlintasan Rel kereta api.
“Kita juga akan menurunkan Tim Panyasak secara kontinyu, untuk mengontrol disaat hujan lebat nantinya, sebut Alvi
Diwaktu yang hampir bersamaan Lurah Pasar Usang Febrianto S Sos, yang akrab disapa dengan panggilan Anton mengatakan, terkait dengan saluran air yang berada di lokasi RT 02 Bancah tepatnya yang berada di stasiun kereta api, yang beberapa hari lalu dilaporkan oleh warga kepada kami selaku lurah Pasar Usang, Alhamdulillah kemarin Senin 11 Oktober 2021, ditinjau langsung oleh kepala Dinas Perkim LH Bapak Alvi Sena, ST, MT beserta Timnya.
Kadis Perkim itu melakukan survey langsung kelapangan di titik lokasi yang menjadi permasalahan saluran air yang tersebut itu, kami selaku pihak kelurahan pun ikut mendampingi beserta perangkat kelurahan dan warga setempat, juga tidak ketinggalan hadir RT 02 Bancah beserta perangkatnya, sebut Lurah.
Kegiatan itu tidak hanya sekedar survey, pada hari ini Selasa 12 Oktober 2021. Kadis Perkim yang memimpin langsung bersama Tim Panyasak melakukan eksekusi, juga dibantu oleh BPBD, Dakkar.
Tim melakukan penyedotan air yang ada pada saluran tersumbat itu, pekerjaan yang sangat melelahkan dilakukan dari pagi hingga sore ini, untuk pengangkatan sedimen yang berada pada saluran yang menjadi penyebab tersumbatnya saluran air tersebut, ucap Anton
Saya selaku Lurah, mewakili masyarakat di kelurahan Pasar Usang mengucapkan terimakasih yang tak terhingga atas tanggapan langsung disikapi dan ditangani oleh OPD terkait, terutama kepada bapak kepala Dinas Perkim LH yang langsung kelapangan beserta OPD terkait yang telah mambantu seperti BPBD dan Damkar Padang Panjang.
Terimakasih juga kami sampaikan kepada masyarakat dan awak media, berkat laporan dari mereka penanganan langsung ditanggapi dan dilaksanakan dalam waktu yang sangat cepat sekali.
Semoga kedepan tidak terjadi lagi genangan air yang membanjiri dilokasi warga Bancah dan sekitarnya di saat turunnya hujan lebat, dan minimal debit air tidak lagi menggenangi sampai kerumah warga sekitar, harap Anton.
“Melalui ketua RT 02 Bancah Mutia Daniel mewakili warganya juga mengucapkan terimakasih kepada orang yang sangat berjasa selama ini dalam kegiatan penanaman banjir, yang selalu melakukan pengerukan sampah yang ada didalam gorong-gorong bak kontrol di PJKA tersebut, seperti saudara Andriyani (AN), dan saudara Coy, yang selalu tanggap dengan permasalahan yang dihadapi selama ini.
Juga ucapan terimakasih kami warga Bancah Kepada bapak lurah Nofebrianto S,Sos, yang cepat tanggap atas keluhan warga selama ini, yang mana penyakit menahun sudah mulai terobati, dan akhirnya berkat kegigihan Bapak pak lurah beban masyarakat selama sudah mulai teratasi, juga kepada Tim Panyasak dari Dinas Perkim LH, juga kepada OPD yang telah ikut melakukan kerja sosial seperti BPBD Dakkar, ucap Bu RT.
Pewarta : YB
Editor : Heri Suprianto















