Matasumbar.com – Menyikapi sejumlah kabupaten/kota di sumbar meminta pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-16 tahun 2026 di undur, Pemkab mentawai tetap optimis untuk melaksanakannya pada tanggal 2-14 oktober 2026.
Pelaksanaan ini sesuai dengan SK Gubernur nomor 426-337-2026, tentang penetapan tuan rumah bersama cabang olahraga dan jadwal pelaksanaan Porprov Sumatera Barat ke-16 tahun 2026 dan SK Ketua Umum KONI Sumbar nomor 41 tentang tim persiapan pekan olahraga provinsi sumatera barat ke-16 tahun 2026.
Ketua KONI Mentawai, Ali Nurdin menuturkan pelaksanaan porprov sudah di koordinasikan dengan Bupati mentawai, Rinto Wardana bahwa beliau setuju dan menerima keputusan mentawai sebagai tuan rumah bersama pada pekan olahraga provinsi ke-16 tahun 2026.
“Mentawai jadi tuan rumah bersama merupakan sejarah baru dan perdana di laksanakan di bumi sikerei yang mempertandingkan 5 cabor” sebut Ali Nurdin dalam jumpa pers di sekretariat porprov di kawasan wisata homestay mapadegat, Kamis (17/9/2026).
Dalam pelaksanaan porprov ini mentawai telah melaksanakan tahapan persiapan venue atau tempat pertandingan untuk 5 cabor yaitu PSOI (surfing), Judo, Cricket, MMA dan Kabaddi.
Lebih lanjut dia menyampaikan, sejarah mentawai menjadi tuan rumah porprov yang pertama kali di laksanakan di kabupaten kepukauan mentawai merupakan di bawah kepemimpinan Bupati Mentawai, Rinto Wardana.
“PSOI (surfing), Cricket, Kabaddi dan MMA perdana di pertandingkan di porprov Sumbar, dimana lokasi pelaksanaan di pusatkan di kabupaten kepulauan mentawai” tuturnya.
Dia menyebut, pelaksanaan porprov sumbar tahun 2026, mentawai sudah jauh hari siap menjadi tuan rumah serta mengikuti jadwal penyelenggaraan dari tanggal 2-14 oktober 2026 dan tidak ada penundaan pelaksanaan.
Menurut Ketua KONI Mentawai, apabila terjadi penundaan pelaksanaan porprov akan berdampak pada banyak hal yang telah disusun seperti jadwal transportasi laut, penginapan termasuk yang lainnya.
“Kita berada di kepulauan hal ini harus di matangkan jauh-jauh hari, beda halnya di daerah daratan” sebutnya.
Untuk memastikan persiapan dan pelaksanaan porprov, KONI mentawai juga telah melakukan konsultasi sekaligus meminta arahan dari Prof, Syahrial Baktiar selaku Ketua Badan pengawas pertandingan porprov.
“Kami berharap kepada pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan insan olahraga kabupaten kepulauan mentawai untuk memberikan dukungan penuh pada pelaksanaan porprov di bumi sikerei”harapnya.
Untuk di ketahui keikutsertaan atlet mentawai yang akan bertanding sebanyak 239 orang di tambah pelatih dan official 41 orang. Jumlah cabor yang di ikuti atlet mentawai dari 28 cabor di antaranya 5 cabor sebagai tuan rumah.
Sedangkan 23 cabor yang di ikuti berada di kabupaten/kota di Sumbar meliputi, Kotak solok, cabor angkat berat, angkat besi dan taekwondo, kabupaten solok, cabor Kick Boxing dan Karate, Pesisir selatan, cabor Catur dan Sepak Takraw.
Selanjutnya Kota Sawahlunto, cabor Kempo, Kabupaten Limapuluhkota, cabor Pencak Silat, Kota Bukittinggi, cabor Wushu, Pickleball, dan Dance Sport, Tanah Datar, cabor Tinju, Kota Padang, cabor Muathay, Atletik, Floorball, Aquatik, Tenis meja, Bola Tangan, Pordasi, Bulutangkis, Pelti dan Padang Pariaman, cabor FPTI.
“Pendamping dari KONI mentawai sebanyak 9 orang sudah di siapkan dan saat ini data atlet sebanyak 239 orang sudah kita masukan dalam aplikasi sirimau” tutupnya mengakhiri.
Editor : Tim Redaksi














