Matasumbar.com – Menyikapi arahan Presiden Prabowo terkait dengan “perang terhadap sampah” pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bupati Mentawai, Rinto Wardana menyampaikan, bahwa program penuntasan masalah sampah di kabupaten Kepulauan Mentawai sudah terlebih dahulu di lakukan.
Hal itu di katakan, Rinto Wardana saat menghadiri Rakornas di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026) yang di dampingi Ketua DPRD Mentawai, Ibrani Sababalat, Kapolres Mentawai, AKBP Rory Ratno, Dandim 0319/Mentawai, Letkol Inf Bambang Budi Hartanto dan Kejari Mentawai, R. A Yani
Dia menegaskan, bahwa program penuntasan masalah sampah ini nomor satu untuk dituntaskan yang di implementasikan di 10 kecamatan yang ada di kepulauan Mentawai yang menjadi tugas para camat.
Meski masih terseok-seok masalah sampah di mentawai, dia menilai karena kesadaran akan kebersihan lingkungan ini masih tergolong rendah.
“Kita akan mengikuti “cara” para camat untuk menggerakkan Forkopimcam dalam menuntaskan masalah sampah dengan melibatkan pelajar, ASN, P3K dan masyarakat untuk turun bersama membersihkan sampah dilingkungan masing-masing” sebut Rinto yang di sampaikan melalui akun media sosialnya.
Seperti diketahui bahwa persoalan sampah ini telah menjadi masalah serius yang mengancam kesehatan masyarakat, kelestarian lingkungan, terutama di kawasan pariwisata.
Dia menilai persoalan sampah ini masih menghadapi yang belum tertangani secara optimal, maka dari itu perlu secara bersama untuk perang terhadap sampah.
“Ini bukan lagi soal kebersihan semata, tapi menyangkut martabat daerah, pariwisata, dan masa depan lingkungan kita, bagaimana mewujudkan Mentawai menuju Ibukota Surfing Dunia, tentu harus di lakukan dengan Gerakan Cepat (Gercep sebelum terjadi seperti di Bali” ujarnya.
Menindaklanjuti arahan Presiden, Rinto berkomitmen untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam implementasi Gerakan Indonesia ASRI di daerah, sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan.
Rakornas ini juga menjadi ruang penting bagi kita untuk berbagi praktik terbaik serta menyamakan persepsi dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional maupun lokal.
“Melalui Rakornas ini diharapkan lahir kebijakan yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan di Kepulauan Mentawai, sekaligus memperkokoh sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menuntaskan persoalan sampah” pungkasnya.
Editor : Tim Redaksi















