MENTAWAI,MataSumbar.com – Dalam rangka upaya pencegahan bahaya radikal dan saparatis di wilayah kepulauan Mentawai, Kodim 0319/Mentawai lakukan pembinaan komunikasi sosial.
Kegiatan komunikasi sosial ini dilaksanakan di aula Makodim 0319/Mentawai dihadiri kepala desa serta perangkat desa Sp3, tokoh masyarakat dan ketua TKBM Sipora Utara, Rabu 11 November 2020
Dandim 0319/Mentawai, Letkol.Czi.Bagus Mardyanto melalui Pasilog, Kapten.Inf. Sunardi mengatakan, kegiatan Komsos ini di lakukan setiap triwulan di wilayah kepulauan Mentawai
Selain komsos juga diberikan pemahaman kepada peserta yang hadir tentang Pembinaan Peta Jarak dan Jaring Teritorial, ujarnya.
“Pemahaman ini diberikan, agar komunikasi dan informasi tetap satu persepsi dengan masyarakat supaya wilayah aman dan terkendali” ucapnya.
Terkait dengan radikalisme, sebut Sunardi ada beberapa kategori seperti radikal kanan dan kiri serta radikal lainnya yang bertujuan merubah ideologi bangsa Indonesia yaitu Pancasila.
Jadi, hal ini sangat perlu bersama-sama mengantisipasinya dengan memperkuat komunikasi sosial agar satu persepsi dalam menjaga wilayah dari pihak yang tidak bertanggung jawab, ujarnya.
Dalam kegiatan ini, kata Sunardi para peserta yang telah ditunjuk untuk menjadi jaring teritorial agar lebih memahami tentang situasi wilayah, sehingga dapat mengantisipasi bahaya Radikal dan Saparatis di wilayahnya dengan upaya temu cepat dan lapor cepat, tuturnya lagi.
Dia menyebut, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI) ini bukan saja tugas aparat, melainkan tugas bersama sebagai Warga Negara Indonesia, untuk itu sangat perlu diperkuat komunikasi sosial, hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat di bumi Mentawai.
“Melalui para Babinsa yang sudah tersebar di seluruh wilayah, perangkat desa dan seluruh masyarakat bisa memberikan informasi apapun” sebutnya
Ketika ada permasalahan sekecil apapun yang timbul di wilayah, aparat segera dapat mengatasi, terutama tentang bahaya yang dapat menimbulkan perpecahan NKRI” tukasnya, (Pendim 0319/Mtw).
Editor : Heri Suprianto















