Matasumbar.com – Munculnya buaya di sekitaran spot surfing lanches right wilayah katiet Desa Bosua, Kecamatan Sipora Selatan, kepulauan mentawai sempat heboh ditengah masyarakat, namun kejadian tersebut cepat diantisipasi dengan mengamankan buaya dilokasi yang tidak membahayakan masyarakat
“Kita pastikan lokasi surfing di katiet sudah steril dari buaya dan wisatawan sudah bisa bermain selancar dan berenang dengan rasa aman dan nyaman” ucap Kadisparpora Mentawai Aban Barnabas Sikaraja, S.Pd, M.A.P kepada media, Jumat (16/10/2026).
Dia menyebut kejadian munculnya buaya di sekitaran lokasi surfing di kaiet itu pada hari Kamis tanggal 15 Oktober 2026, pukul 07.00 WIB dan langsung mengambil tindakan untuk mengamankan seekor buaya tersebut.
“Kemunculan buaya ini memang mengejutkan wisatawan yang mau bermain selancar di ombak Lanches Right termasuk juga masyarakat setempat” terangnya
Meski demikian, dengan munculnya buaya cepat dilakukan antisipasi yang di lakukan pemkab mentawai bekerjasama dengan pihak polres dan TNI untuk mengamankan seekor buaya serta kondisi lokasi sudah dipastikan tidak ada lagi buaya disekitar pantai katiet.
Dia menyebut, keberadaan buaya dilokasi surfing akan mengkhawatirkan wisatawan dan masyarakat, bahkan terancam mencelakai wisatawan atau lokal yang datang ke katiet.
Dengan di lakukan tindakan cepat, sebut Aban saat sekarang wisatawan telah dapat kembali bermain selancar di ombak lanches rihgt maupun berenang di pantai katiet.
“Kita mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyelesaikan persoalan kemunculan buaya tersebut dalam rangka memberikan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan maupun masyarakat” tuturnya.
Kejadian ini, kata dia Disparpora mentawai juga telah melakukan komunikasi langsung degan pihak LKKPN Pekanbaru selaku UPT KKP yang menangani persoalan buaya yang muncul di lokasi surfing katiet khususnya di titik ombak selancar.
“Kita berharap tidak ada lagi kejadian munculnya buaya di titik ombak selancar karena hal tersebut akan berbahaya bagi wisatawan selancar dan menjadi ketakutan bagi yang datang kekatiet” pungkasnya.
Editor : Tim Redaksi













