PadangPariaman|Matasumbar.com – Di wilayah Kabupaten Padang Pariaman sudah mulai tak nyaman, dimana baru-baru ini terlah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan yang di alami dua pemuda.
Peristiwa tersebut terjadi di jalan raya Padang Bukittinggi tepatnya di dekat Simpang Pasar Jambak, Nagari Balah Hilir Kecamatan Lubuk Alung Padang Pariaman, Minggu 20 November 2022 dini hari sekira pukul 01.30 WIB.
Diketahui korban yang di aniaya ini bernama Hafis (17) dan Alif (16). Akibat dari Penganiayaan itu, kedua korban mengalami luka bacok di kepala dan punggung sehingga dilarikan kerumah sakit.
Kedua korban di duga telah dianiaya oleh sekelompok Orang Tak d Kkenal (OTK) yang mengendarai Kendaraan bermotor roda dua menggunakan bersenjata tajam yang biasa di sebut (Anak Petarung).
Menurut keterangan dari salah satu orang tua korban Yeni (42) kepada matasumbar.com kronoligis kejadian berawal Hafis anak saya tadi malam beremcana pergi menghadiri baralek (pesta) di Nagari Sikabu Lubuk Alung bersama temannya menggunakan kendaraan roda dua.
Saat pulang menuju ke Parit Malintang sekira pukul 01.30 WIB tepatnya di jalan raya padang bukit tinggi dekat simpang jambak tiba-tiba ada yang mencegat dengan membentangkan kayu di jalan.
Akibat adanya kayu di jalan kedua korban terjatuh, dalam kondisi terjatuh kedua korban di pukul dan di bacok menggunakan kayu dan senjata tajam” menurut ibu korban.
Dia menyebut, Hafis anak saya anak baik-baik, dia jarang keluar rumah dan dia tidak pernah ada masalah atau musuh dengan siapapun.
Saya heran kok anak saya di keroyok dan di bacok sehingga mengalami luka robek senjata tajam seperti ini, sambung ibu hafis dengan isak tangis ketika dihubungi oleh pihak media.
Peristiwa dugaan penganiayaan ini, kata dia sudah di laporkan ke Polres Padang Pariaman dengan Nomor Laporan : LP/B/426/XI/2022/SPKT/Polres Padang Pariaman tertanggal 20 November 2022.
Kejadian ini, saya selaku orang tua korban meminta pihak kepolisian segera memburu dan menindak tegas pelaku agar kedepannya tidak ada lagi korban lain seperti yang di alami anak saya, apalagi jika sampai menyebabkan korban meninggal dunia, tuturnya.
Saat ini korban yang mengalami pembacokan sebelumnya di larikan kerumah sakit setempat dan sekarang di rujuk ke M Jamil Padang.
Laporan Zulaspa Ilham















