Matasumbar.com – Kabaddi adalah cabang olahraga kontak tradisional yang berasal dari Tamil Nadu India yang di mainkan secara beregu dengan memadukan unsur kecepatan, strategi dan ketahanan pernapasan.
Pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar 2026 ini pertama kali cabor tersebut di pertandingkan, dimana pusat pelaksanaannya di kabupaten kepulauan mentawai yang berjulukan nama bumi sikerei.
Ketua Pengprov Kabaddi Sumbar, Liswendi Kamar menuturkan, pertandingan kabaddi di mentawai di ikuti sebanyak 8 Kota Kabupaten di sumbar dengan mempertandingkan 10 nomor yaitu Nasional Kabaddi Putra dan Putri, Seven for five putra dan putri, Super Five Putra dan Putri, Star Tri Putra dan Putri terkahir Kabaddi beach putra dan putri.
Menurut Liswendi selama tiga hari pertandingan kabaddi di laksanakan sudah terlihat muncul perkembangan atlet-atlet kabaddi di 8 Kota Kabupaten di sumbar yang ikut bertanding di mentawai.
Tak hanya itu pada saat pembukaan dan juga proses pertandingan pejabat daerah mulai Bupati Mentawai, Ketua DPRD Mentawai, Sekda Mentawai dan pejabat lainnya juga terlihat untuk berkeinginan mengembangkan cabor kabaddi di mentawai.
Bahkan instruksi Bupati Mentawai dalam arahannya menyampaikan kepada kepala dinas untuk menjadikan cabor kabaddi ini masuk ekstrakurikuler sekolah.
“Prinsipnya olahraga kabaddi ini biayanya irit, merakyat dan pola permainan tidak beresiko tinggi serta bisa diterima masyarakat” ucap Liswendi kepada media, Selasa (6/10/2026).
Dia menyampaikan, pada saat pembukaan antusias masyarakat luar biasa, karena olahraga kabaddi ini baru di sumbar serta pola permainannya juga mengasyikan.
“Harapan kita olahraga kabaddi ini berkembang di 19 kota kabupaten di Sumatera Barat (Sumbar), kita juga bangga kepada atlet mentawai sebagai tuan rumah bisa memberikan yang terbaik pada porprov XVI Sumbar” tuturnya.
Dia menyebut, pengcab kabaddi yang sudah terbentuk ada 13 kota kabupaten, sedangkan 6 lagi SKnya sudah mati, sehingga tidak bisa mengikuti porprov, sementara 5 kota kabupaten tidak bisa mengikuti porprov di karenakan ada hal-hal lain tidak bisa terpenuhi
Nah, 13 kota kabupaten di sumbar yang SKnya masih berjalan itu Kabupaten Mentawai, Kota Padang, Kabupaten Solok, Kota Solok, Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya, Tanah Datar, Limapuluh Kota, Kota Bukittinggi, Agam, Pesisir Selatan dan Pasaman Barat.
“Jadi porprov XVI Sumbar tahun ini hanya 8 Kota Kabupaten yang bisa ikut bertanding” ucapnya.
Dia menyampaikan, target pada Porprov berikutnya berharap bisa ikut 19 Kota Kabupaten, mana tahu porprov pada tahun 2028 Mentawai bisa lagi menjadi tuan rumah cabor Kabaddi.
Ketua Pengcab Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) Mentawai, Santono Samangilailai menyebut, dengan adanya fasilitas saat ini akan mempermudah mengembangkan bakat atlet mentawai, bahkan memperbanyak atlet.
“Pada porprov XVI Sumbar, kita berhasil raih prestasi dengan mendulang 3 perak dan 2 perunggu dengan slogan kita mentawai simagege” ucapnya.
Kedepan, pihaknya akan mengajak pelajar untuk menjadi atlet kabaddi termasuk orang dewasa yang bersedia ikut berkompetisi dan tahun 2028 berharap atlet di dominasi dari mentawai, pungkasnya
Editor : Tim Redaksi














