Matasumbar.com – Kunjungan Kerja (Kunker) Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, S.I.K, MH, CPSHR di Mentawai lakukan aksi gerakan penghijauan dengan melakukan penanaman pohon di Mako polres Mentawai, Sabtu (4/4/2026).
Gerakan penghijauan penanaman pohon ini di hadiri Bupati Mentawai, Rinto Wardana, Ketua DPRD Mentawai, Ibrani Sababalat, Dandim 0319/Mentawai di wakili Pasintel, Danlanal Mentawai mewakili, Kejari Mentawai mewakili, PJU Polda Sumbar dan PJU Polres Mentawai
Kegiatan gerakan penghijauan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program strategis Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pelestarian lingkungan hidup dan pembangunan ekosistem hijau di berbagai daerah, termasuk di kepulauan Mentawai.
Wakapolda Sumbar menuturkan, gerakan penghijauan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari pendekatan culture policing yang tengah dikembangkan Polda Sumbar.
“Melalui culture policing ini, kami ingin menghadirkan Polri yang lebih dekat dengan masyarakat dan menjadi bagian dari solusi berbagai persoalan, termasuk isu lingkungan” tuturnya.
Ia menjelaskan program tersebut juga memperkuat sinergi antara kepolisian,tokoh masyarakat dalam menjaga kelestarian alam sekaligus membangun harmoni sosial di tengah masyarakat.
“Gerakan pelestarian lingkungan juga sejalan dengan nilai-nilai spiritual yang mengajarkan manusia untuk tidak merusak alam” ujarnya.
Bupati Mentawai, Rinto Wardana menyampaikan, gerakan penghijauan yang di lakukan pihak kepolisian ini berharap bisa berlanjut ke tingkat wilayah yang berada di kepulauan Mentawai.
“Gerakan penghijauan ini tidak hanya di lakukan penanaman pohon, tetapi di lakukan perawatan, agar benar-benar memberikan dampak bagi lingkungan” imbuhnya.
Dengan kebersamaan dalam menjaga lingkungan melalui gerakan penghijauan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem dan kelestarian lingkungan.
“Melalui penanaman pohon ini terbangun kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari pengabdian kepada Tuhan dan negara, ” ujarnya.
Editor : Tim Redaksi















