Matasumbar.com – Dalam upaya memperkuat ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Bupati Rinto Wardana temui Direktur Bulog guna perecepatan rencana pembangunan Bulog pangan di kepulauan Mentawai.
Kunjungan Bupati Mentawai di sambut hangat Direktur SDM dan Transportasi Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto.di Gedung Bulog, Senin (16/3/2026).
Dia menyampaikan, kunjungan yang di lakukan ini membahas rencana pembangunan gudang Bulog di Mentawai sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas pasokan bahan pangan di kepulauan Mentawai.
“Pembangunan gudang Bulog di Mentawai sangat penting, mengingat kondisi geografis Mentawai yang merupakan daerah kepulauan dan sangat bergantung pada distribusi bahan pangan dari daerah lain, terutama dari Padang” sebut Bupati
Dia mengatakan, suplay bahan pangan di Mentawai sering terkendala oleh faktor cuaca. Ketika terjadi badai atau gelombang tinggi, distribusi sembako dari Padang menuju Mentawai dapat terhambat bahkan terputus.
“Ketika cuaca buruk, kapal pengangkut bahan pangan tidak bisa berlayar sehingga suplay makanan bagi masyarakat bisa terganggu. Karena itu keberadaan gudang Bulog di Mentawai menjadi sangat penting untuk memastikan stok pangan tetap tersedia” terangnya.
Nah, dengan adanya gudang Bulog nantinya, pemerintah daerah dapat menyimpan stok bahan pangan dalam jumlah yang cukup, sehingga distribusi kepada masyarakat tetap berjalan meskipun terjadi gangguan transportasi laut.
Dalam pertemuan itu, dia menyampaikan, pembangunan gudang Bulog di Mentawai diharapkan perencanaannya mulai direalisasikan tahun ini. Tak hanya itu beberapa pulau utama di Mentawai akan menjadi lokasi pembangunan gudang bulog di antaranya Pulau Siberut, Pulau Sipora dan Sikakap.
“Dengan tersedianya gudang Bulog di Mentawai, proses penyimpanan dan distribusi bahan pangan akan jauh lebih baik. Tidak hanya untuk stok sembako, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk menyimpan hasil komoditas masyarakat sebelum didistribusikan,” katanya.
Ia menyebut, gagasan pembangunan gudang Bulog di Mentawai ini juga merupakan hasil diskusinya dengan Irman Gusman. Dalam diskusi tersebut dibahas berbagai langkah untuk mengatasi persoalan ketersediaan pangan di wilayah kepulauan.
Dikatakan, Irman Gusman turut membantu mengkomunikasikan rencana tersebut kepada pihak Bulog agar pembangunan gudang Bulog di Mentawai dapat segera direalisasikan dan memiliki manfaat bagi daerah di kepulauan
Direktur SDM dan Transportasi Bulog, Prof. Dr. Sudarsono Hardjosoekarto menuturkan, bahwa Bulog pada prinsipnya siap mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan ketahanan pangan, termasuk melalui pembangunan fasilitas penyimpanan seperti gudang Bulog.
“Prinsipnya pemerintah daerah menyiapkan lahan sebagai salah satu syarat utama dalam proses pembangunan gudang Bulog di Mentawai” ucapnya
Dengan persyaratan itu, di harapkan pemerintah daerah dapat menyiapkan dan memastikan ketersediaan lahan untuk pembangunan gudang Bulog. Jika lahan sudah siap dan memenuhi persyaratan, maka proses perencanaan hingga pembangunan dapat segera ditindaklanjuti.
“Dengan adanya kerja sama antara pemerintah daerah dan Bulog, diharapkan ketersediaan pangan di Kepulauan Mentawai ke depan dapat lebih terjamin, sekaligus memperkuat sistem distribusi logistik bagi masyarakat” tuturnya.
Menurut Sudarsono, keberadaan gudang Bulog di Mentawai akan sangat membantu dalam menjaga stabilitas pasokan pangan, terutama pada saat distribusi dari daerah luar terkendala oleh kondisi cuaca dan transportasi laut.
Ia juga menekankan bahwa dukungan dari pemerintah daerah sangat diperlukan agar proses pembangunan gudang Bulog dapat berjalan dengan cepat. Selain kesiapan lahan, dukungan dari birokrasi pemerintah daerah juga sangat penting.
“Kami berharap seluruh proses administrasi dan perizinan dapat dipercepat sehingga pembangunan gudang Bulog di Mentawai bisa segera direalisasikan,” ujar Sudarsono mengakhiri (**).
Editor : Tim Redaksi















